Chocomous Chocomous -->

My Prophet Taught Me

My prophet taught me to always have a smile on my face, so in case if we have a bad time we can change that and both have happier days.

My prophet taught me equality, that the colour of my skin doesn’t matter cause we all come from the same seeds, and if you’re better than me then only by your deeds.

My prophet taught me sincerity, so that when we give in charity, we don’t ask for your reward nor do we seek thanks, we just hope that by God we’ve been raised ranks.

My prophet taught me that the life of one innocent soul equals the life of humanity, so when you take away one life, you have taken away sanity.

My prophet taught me to be kind and loving towards my mother, to make sure she’s always in a good mood, because she’s the woman who took care of me in a time I couldn’t even chew my own food.

My prophet taught me to never tell a lie or cheat because when I steal the truth, I steal feel like a thief.

My prophet taught me to always conduct my businesses in justly, so that on judgment day I might be raised amongst the prophets while other peoples’s businesses just turn to dust, see.

[Download Audio] Kajian Ust. Dr. Syafiq Reza Basalamah MA - Ketika Berhadapan dengan Syaithan

[Download Audio] Kajian Ust. Dr. Syafiq Reza Basalamah MA - Ketika Berhadapan dengan Syaithan
Link download audio kajian Ust. Dr. Syafiq Reza Basalamah MA dengan tema Ketika Berhadapan dengan Syaithan yang dilaksanakan pada tanggal 9 Januari 2015.

JudulDurasiDownload
Ketika Berhadapan dengan Syaithan1 Jam 35 Menit MP3 [21.8 MB]



Source:  Kumpulan-Fatwa

Book Review: Rindu ( by Darwis Tere Liye)

posting tentang Book Review: Rindu - Tere Liye
Sebuah novel yang bisa menjadi jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang belum kita temui. Tentang kerinduan akan cinta yang mungkin tidak bisa dimiliki. Tentang kerinduan kepada Sang Pencipta  dikala hidup mengalami kegelisahan hati. Tentang masa lalu yang menyedihkan hingga rindulah yang bisa jadi pengobat hati. Tentang keikhlasan cinta yang tidak boleh memaksakan tapi agar lebih bisa melepaskan.

Sebuah novel yang sukses mengobrak-abrik hati saya, dan akhirnya menjadi sebuah jawaban atas sesuatu yang sebelumnya saya gelisahkan. Tidak ada kekuatan dari mereka sang pecinta melebihi ketulusan dan keikhlasan untuk menyerahkan semua kegundahan kepada Sang Pencipta. Sesuatu yang telah ditakdirkan untuk menjadi milik kita, ia tidak akan tertukar dengan orang lain. Sesuatu yang tidak perlu kita gelisahkan karena nanti kita tinggal menunggu waktulah yang akan menjawabnya semuanya.

Kita akan dihadapkan pada sesuatu yang sebenarnya bisa kita pilih. Cinta sejati adalah cinta yang bisa melepaskan, merelakan, dan mengikhlaskan yang dicintai pergi. Jika sudah berusaha, jika sudah menempuh jalan yang benar, berharap dan berdoa kepada Allah dalam setiap sujud setiap tengah malam, lantas jawaban yang didapatkan tak seperti yang diharapkan, tak ada yang bisa kita lakukan selain mengikhlaskannya. Marah-marah? Merajuk? Mendendam? Itu jelas bukan pilihan yang baik.

Ujian Istiqamah

Bahwa benar adanya, Allah akan menguji seorang hamba pada titik terlemahnya. Baru saja keputusan membulat, sudah dibuat-Nya kembali acak-acak. Keyakinan atas suatu hal menjadi semacam badai yang harus dihadapi seorang pelaut handal. Semacam petualang yang bersiap menghadapi rimba.

"Jangan main-main", Kata-Nya.

Bahwa sikap bukanlah wujud dari bahasa lisan, tapi ialah amal perbuatan. Bahwa komitmen pada diri sendiri tidaklah bersifat permanen tapi temporal. Bahwa perjanjian dengan Allah adalah tentang berniaga dan berkorban.

Apalah arti kata cukup dan selamat tinggal saat tamu tak diundang kembali datang tanpa undangan. Berlenggang. Tidak peduli bahwa ada orang lain yang sedang berusaha mencari alasan untuk tidak membuka pagar. Pagar itu terus diretasnya, hingga sampailah ia di pintu depan. Mengetuk, dan mengetuk.

Kecintaan Abu Bakar Ash-Siddiq Terhadap Rasulullah SAW

Betapa ia hanya memikirkan Nabi tanpa peduli diri sendiri, padahal mereka berdua sama sama mengarungi perjalanan berat.

"Kulihat Nabi Muhammad SAW telah memejamkan mata. Aku berjalan berkeliling untuk memastikan keadaan. Kunaiki sebuah bukit. Dari sana kulihat seorang penggembala bersama sekawanan kambing gembalaannya. Aku berjalan menujunya dan kutanya siapa gerangan pemilik kambing tersebut. Ia menyebutkan nama seseorang dari Mekkah yang kukenal dan baik pula hubungan ku dengannya. Aku lalu minta diperahkan semangkuk susu. Cuaca yang terik membuat susu kambing itu panas, maka aku pun menuang-nuangkan air di kulit tempat susu itu hingga menjadi dingin, kemudian membawakannya kepada Nabi."

"Ketika kulihat beliau telah bangun, kusodorkan semangkuk susu itu sambil kuceritakan asal mula aku memperolehnya. Aku tahu Nabi pastilah lapar dan haus dan semangkuk susu dingin di tengah terik matahari seperti ini adalah impian bagi siapa pun yang berada di gurun pasir. Nabi tersenyum kemudian meraih susu yang kusodorkan kepadanya, beliau meminum susu itu hingga aku puas", Abu bakar berkisah.

Kerja Praktek

Bismillah..

Kerja Praktek! Akhirnya tamu yang satu ini datang juga di semester 6. This is not the first time for me tbh. Sebelumnya saya udah pernah KP saat duduk di bangku smk. Bedanya, kalau dulu tempat KP-nya dipilihin dan segalanya diurusin guru, kalau sekarang mah..malah kita semua yang ngurus atuh -.-

Kerja Praktek adalah hal yang paling saya tunggu saat smk. Kenapa? Karena KP itu full praktek selama 1 semester without theory, yay!.
Tiga bulan KP di sekolah, kerjaannya jahit pakaian produksi, semisal: seragam sekolah, jubah wisuda, bolero, dsb. Yang bikin excited ngerjain jahitan..karena ada imbalannya sih, haha. Semakin banyak jumlah dan semakin rumit jahitannya, semakin banyak juga imbalannya. Bisa dibilang kami udah bisa menghasilkan uang sendiri saat itu. It was the first time for us. How glad we are when we were paid because of our hard work :') Really miss those moments :(


Setelah KP tiga bulan disekolah, kami lanjut KP diluar sekolah. Dulu saya dan Riana (teman kp) KP di Butik Aming Tailor, butik khusus pria yang terkenal dengan jas-nya.

Menghubungkan Koneksi Dreamweaver dan MySQL

Langkah-Langkah:
  • Buka dreamweaver → PHP
  • Simpan didalam folder mhs, beri nama index.php
  • Buat teks judul/header
  • Masukkan tabel [Insert → Table → ketika window muncul, isikan sesuai dengan tampilan berikut → klik OK]
  • Masukkan nama field di setiap kolom
 
Copyright © 2013-2014. Designed by Ismi Islamia Fathurrahmi